Ringkasan Artikel:
Misi luar angkasa Artemis II dari NASA memicu antusiasme besar di kalangan gamer. Kerbal Space Program, game simulasi luar angkasa tahun 2015, kembali menduduki puncak popularitas Steam dengan lonjakan pemain hingga 241 persen.
Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) baru saja menyelesaikan misi Artemis II pada 10 April 2026. Euforia kembalinya manusia mendekati Bulan ternyata tak hanya ramai di dunia sains, melainkan juga merambat ke komunitas gamer internasional. Salah satu bukti nyatanya adalah meledaknya kembali game simulasi indie legendaris, Kerbal Space Program (KSP).
Game penerbangan luar angkasa buatan studio Squad yang dirilis tahun 2015 lalu ini secara mengejutkan kembali meroket ke tangga popularitas di Steam. Padahal, game ini sama sekali tidak mendapatkan update (pembaruan) besar-besaran sejak tahun 2023 dan tidak sedang berada dalam masa diskon (dijual dengan harga penuh Rp 379.000).
Memecahkan Rekor Pemain Tertinggi Sejak Rilis
Berdasarkan pantauan data dari SteamDB, pada pertengahan bulan April 2026 ini, peak online players atau jumlah pemain yang online secara bersamaan untuk KSP menyentuh angka 21.037 pemain. Lompatan ini merupakan peningkatan fantastis sebesar 241 persen jika dibandingkan dengan bulan lalu yang hanya mencatatkan angka sekitar 6.160 pemain.
Pencapaian gemilang ini sukses memecahkan rekor jumlah pemain terbanyak KSP di Steam sejak rilis 11 tahun yang lalu. Menariknya, rekor 21 ribu pemain ini tercatat tepat pada tanggal 12 April 2026, hanya selisih dua hari setelah kepulangan misi Artemis II ke Bumi.
Banyak pemain baru dan lama yang membanjiri ulasan terbaru di Steam. Mereka secara eksplisit menyebut bahwa berita soal misi NASA adalah alasan utama mereka membuka kembali atau membeli Kerbal Space Program.
Hal ini membuktikan bahwa sebuah peristiwa bersejarah di dunia nyata mampu membangkitkan nostalgia dan antusiasme gamer untuk kembali melakukan simulasi merakit roket dan menjelajahi luar angkasa.
Bagi kamu yang belum pernah mencoba, Kerbal Space Program memang memberikan kebebasan bagi para pemain untuk merancang roket, mempelajari ilmu penerbangan ruang angkasa (orbital mechanics), serta mengelola misi antar planet yang kompleks dan memuaskan. Maukah kamu merakit roketmu sendiri?
Komentar (0)
Silakan Login untuk meninggalkan komentar dan membalas komentar lainnya.
Jadilah yang pertama untuk berkomentar!


