Ringkasan Artikel:
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera mengevaluasi sistem Indonesian Game Rating System (IGRS) setelah munculnya polemik rating game yang tidak sesuai di platform Steam. Hal ini dilakukan demi perlindungan konsumen, terutama anak-anak di Indonesia.
Komdigi Bakal Evaluasi Sistem IGRS
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem Indonesian Game Rating System (IGRS). Langkah ini diambil menyusul adanya polemik rating game di platform Steam yang dinilai janggal dan tidak sesuai dengan konten aslinya.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menjelaskan bahwa evaluasi ini sangat penting seiring dengan implementasi penuh IGRS yang baru dimulai pada tahun 2026.
"Tentu akan evaluasi dan improvement ke depannya. Balik lagi, semua ini demi perlindungan konsumen di Indonesia, perlindungan keluarga," kata Sonny.
Melindungi Gamer dan Keluarga
Sistem IGRS dirancang untuk memberikan panduan yang jelas bagi masyarakat, terutama orang tua, dalam memilih game yang sesuai dengan usia anak. Dengan adanya klasifikasi rating seperti 3+, 7+, 13+, 15+, dan 18+, orang tua dapat memastikan bahwa anak-anak tidak terpapar konten dewasa atau kekerasan yang belum pantas bagi mereka.
Sonny menambahkan bahwa selama ini IGRS telah menggunakan verifikasi berlapis melalui sistem self-assessment dan self-declaration oleh para developer atau publisher game. Sayangnya, masih ada pihak yang memanfaatkan celah ini, sehingga beberapa game dewasa di platform Steam justru mendapat klasifikasi aman untuk anak.
Langkah Perbaikan ke Depan
Evaluasi ini nantinya akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pelaku industri game dan asosiasi, untuk menutup celah dan mengidentifikasi kelemahan sistem saat ini.
Lebih lanjut, Sonny menegaskan pentingnya regulasi ini, "Kita tidak boleh lagi membiarkan kondisi di mana lebih dari 10 tahun konsumen dan industri tidak mendapatkan perlindungan dan kepastian yang memadai dalam hal rating usia."
Pihak Steam sendiri rencananya akan memberikan update mengenai perbaikan dari sisi mereka. Dengan evaluasi yang terus berjalan, diharapkan IGRS dapat menjadi sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar internasional.
Bagi kalian para gamer, sistem rating usia yang jelas akan sangat membantu dalam membangun komunitas gaming yang lebih sehat di Indonesia.
Komentar (0)
Silakan Login untuk meninggalkan komentar dan membalas komentar lainnya.
Jadilah yang pertama untuk berkomentar!


