Ringkasan Artikel:
Rentetan hasil kurang memuaskan membuat posisi RRQ Hoshi semakin sulit di MPL ID Season 17. Menjelang laga penutup putaran pertama melawan DEWA United Esports, terdapat 5 faktor kunci yang bisa menjadi tiket kebangkitan Sang Raja.
Perjalanan RRQ Hoshi di ajang kompetitif MPL Indonesia Season 17 belum berjalan sesuai ekspektasi Kingdom. Memasuki Week 5, Sang Raja masih berjibaku mencari titik terang untuk mengamankan kemenangan perdana mereka. Pertemuan menghadapi DEWA United Esports pada Sabtu (25/4) mendatang bukan sekadar laga penutup Leg 1, tetapi juga menjadi laga penentu nasib dan momentum kebangkitan mereka.
Situasi RRQ memang tidak ideal menyusul kekalahan beruntun dari rival terberat mereka, EVOS Legends, dan juga Bigetron Esports di Week 4. Namun, harapan untuk bangkit belum sepenuhnya tertutup. Berikut adalah 5 faktor penentu yang bisa membuat RRQ Hoshi membalikkan keadaan melawan DEWA United:
1. Motivasi "Bounce Back" & Mentalitas Juara
Kekalahan bertubi-tubi, khususnya di Derbi Klasik, acapkali menjadi "tamparan keras" yang memicu kembalinya DNA mental juara RRQ. Tim ini memiliki rekam jejak panjang sebagai tim besar dengan deretan pemain bintang dan staf pelatih yang berpengalaman mengatasi krisis mental. Dukungan keras dan kritik membangun dari para Kingdom di arena bisa menjadi bahan bakar ekstra bagi RRQ untuk membuktikan bahwa mereka belum habis.
2. Inkonsistensi Performa Anak Dewa
Sebagai tim lawan, DEWA United musim ini memang menyandang status kuda hitam. Meski begitu, performa mereka masih cenderung fluktuatif. Pada Week 4, DEWA menang 2-0 atas Geek Fam namun harus tunduk 0-2 dari EVOS. Kekalahan tersebut menyoroti kelemahan DEWA menghadapi tim dengan rotasi agresif dan kedisiplinan objektif yang rapi. Jika RRQ mampu mengadopsi kontrol peta (map control) yang disiplin, kemenangan pertama bisa saja berada di depan mata.
3. Keunggulan Mekanik Individu yang Solid
Berbicara soal kekuatan mekanik atau micro-skill, barisan roster RRQ Hoshi jelas tidak kalah saing. Kuroky yang kini menjadi ujung tombak di Gold Lane dapat menjadi ancaman nyata asalkan diberikan ruang farming yang memadai di early game dan mendapat back-up penuh. Jika RRQ bisa melindungi jungler dan gold laner-nya dari ganking musuh, daya hancur mereka saat teamfight di fase penentuan bakal sangat sulit dibendung.
4. Evaluasi Fleksibilitas Draft Pick
Kekalahan di laga-laga sebelumnya tentunya sudah menjadi evaluasi bagi jajaran coaching staff RRQ. Salah satu pekerjaan rumah terbesar mereka adalah perbaikan pada fase draft pick. Terlalu sering RRQ mendominasi early game namun kehabisan napas di pertengahan hingga akhir laga karena minimnya hero inisiator yang kuat. Melawan DEWA United, fleksibilitas draft dari early hingga late game wajib dipersiapkan agar dapat melancarkan snowballing sempurna.
5. Manfaatkan Siklus Meta "Batu-Gunting-Kertas"
Musim ke-17 ini terkenal sangat kompetitif dengan pola pertandingan yang tak tertebak, memunculkan istilah meta "Batu-Gunting-Kertas"—di mana semua tim berpotensi saling mengalahkan satu sama lain tanpa ada kekuatan mutlak. Momentum ini bisa dimanfaatkan RRQ dengan kejutan rotasi tidak terduga atau pemilihan hero spesifik (comfort pick) yang dapat menghancurkan skema DEWA United.
Pertemuan RRQ Hoshi vs DEWA United dipastikan akan berjalan alot. Akankah Sang Raja berhasil memutus tren negatif mereka dan menutup Leg 1 dengan kemenangan?
Komentar (0)
Silakan Login untuk meninggalkan komentar dan membalas komentar lainnya.
Jadilah yang pertama untuk berkomentar!


