Ringkasan Artikel:
Tim League of Legends Tiongkok, JD Gaming, baru saja memperkenalkan 'Duobao', seekor anak anjing berusia 100 hari sebagai maskot resmi yang siap membawa keceriaan di gaming house mereka.
Maskot Baru yang Menggemaskan
Dunia esports kini tidak hanya dihiasi dengan ketegangan kompetisi, tetapi juga momen-momen manis yang menghangatkan hati. Tim raksasa League of Legends asal Tiongkok, JD Gaming (JDG), baru-baru ini memperkenalkan tambahan terbaru untuk skuad mereka. Bukan pemain bintang, melainkan seekor anak anjing yang sangat menggemaskan bernama Duobao!
Melalui pengumuman resmi di platform X (sebelumnya Twitter) pada tanggal 21 April 2026, JDG memberikan perlakuan khusus selayaknya rekrutan pemain profesional untuk anak anjing berusia 100 hari ini.
Membawa Keceriaan di Training Base
Kehadiran Duobao di training base JDG diharapkan dapat menjadi "kupu-kupu sosial" yang membawa kehangatan dan mengurangi stres para pemain di tengah padatnya jadwal latihan.
"Kami sangat senang memperkenalkan hewan peliharaan resmi tim kami, Duobao! Anak anjing berusia 100 hari ini adalah tambahan terbaru di pusat pelatihan kami. Setelah penandatanganan kontrak yang dipenuhi camilan, ia siap membawa kehangatan dan kegembiraan bagi tim," tulis akun resmi JD Gaming.
Dalam beberapa foto dan video pendek yang dibagikan, Duobao terlihat asyik berbaur dengan anggota tim, menjelajahi setiap sudut gaming house, hingga bermain bersama pemain bintang seperti Chen 'GALA' Wei.
Reaksi Antusias Penggemar
Kehadiran team pet ini langsung menjadi viral dan disambut antusias oleh para penggemar JDG. Banyak yang menganggap langkah ini sangat menyegarkan dan positif bagi kesehatan mental pemain.
Kolom komentar pun dipenuhi reaksi positif. Salah satu penggemar bertanya, "Apakah akan ada merchandise resmi Duobao?" Sementara yang lain menimpali dengan candaan, "Ini mungkin adalah perekrutan terbesar dan terbaik tahun ini!"
Tren menjadikan hewan peliharaan sebagai maskot tim ini memberikan warna baru di skena kompetitif League of Legends Tiongkok (LPL), sekaligus membuktikan bahwa tim esports juga peduli dengan keseimbangan dan kebahagiaan para atletnya di luar arena.
Komentar (0)
Silakan Login untuk meninggalkan komentar dan membalas komentar lainnya.
Jadilah yang pertama untuk berkomentar!


